SUMUR TANPA DASAR

Karya Arifin C. Noer

 

https://sastradrama.files.wordpress.com/2010/10/arifinc-noer.jpg?w=280DRAMATIC PERSONAE

 

 

 

 

 

 

JUMENA WARTAWANGSA                        Lelaki Tua

EUIS                                                                Istrinya

PEREMPUAN TUA                                        Pembantunya

MARJUKI KARTADILAGA                          Adik angkatnya

SABARUDDIN NATAPRAWIRA                 Guru Agama

WARYA                                                          Pegawainya

EMOD                                                             Pegawainya

KAMIL                                                           Si Sinting

LELAKI                                                          Pelukis Sinting

MARKABA                                                    Tokoh Jahat

LODOD                                                          Tokoh Idiot

PEMBURU Alias SANGKAKALA

KABUT-KABUT, ORANG-ORANG

Dan LAIN-LAIN

 

WAKTU                                                          Kapan Saja

 

TEMPAT

Di rumah, dalam pikiran Jumena Martawangsa atau di mana saja

 

BAGIAN PERTAMA

 

 

1

SANDIWARA INI KITA MULAI DENGAN SUARA DETAK-DETIK LONCENG YANG MENGGEMA MEMENUHI  RUANG. SUARA DETAK-DETIK INI BERJATUHAN SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA MENIMBULKAN BERMACAM-MACAM ASOSIASI. SESEKALI DI SELA-SELA SUARA INI MENYAYUP PANJANG LOLONG ANJING ATAU SRIGALA YANG SEDANG ‘MERAIH’ BULAN.

 

2

LONCENG ITU ANTIC, TUA, AGUNG DAN KUKUH PENUH RAHASIA. DARI RONGGA LONCENG MUNCUL KABUT-KABUT ATAU PARA PEMAIN YANG MELUKISKAN KABUT-KABUT. MEREKA MELANGKAH MENGENDAP-ENDAP UNTUK SELANJUTNYA SECARA PENUH RAHASIA MENYEBAR KE SEGENAP ARAH DAN SEGERA GAIB SIRNA.

 

3

PIGURA ITU TANPA GAMBAR TANPA POTO, KOSONG, TERGANTUNG SUNYI DAN PENUH RAHASIA

 

4

DI ATAS KURSI GOYANG JUMENA MARTAWANGSA BERGOYANG-GOYANG SUNYI. TAMPAK SESAK PERNAFASANNYA. SEKALI PUN BEGITU, KEDUA MATANYA MASIH MENYOROTKAN PANDANGAN YANG TAJAM. AMAT TAJAM. DAN DALAM KEADAAN SEPER JUMENA KELIHATAN SEPERTI SEDANG MENGHITUNG DETAK-DETIK LONCENG.

SEJAK TADI, SEONGGOK KABUT BERDIRI DI SAMPINGNYA MEMEAINKAN SEHELAI TALI YANG SIAP UNTUK MENGGANTUNG LEHER. AGAK BEBERAPA SAAT JUMENA MENIMBANG-NIMBANG TALI ITU. KEMUDIAN KABUT ITU MENDEKATKAN TALI GANTUNGAN ITU DAN JUMENA MENCOBA MEMASANG PADA LEHERNYA. DIA TERTAWA.

 

JUMENA

Kalau saya bunuh diri, sandiwara ini tidak akan pernah ada

 

Sambil tertawa ia memberikan isyarat agar kabut pembawa tali pergi. Dan pada saat itu detak-detik lonceng semakin lantang. Dari rongga lonceng muncul Sang Kala alias Pemburu yang siap dengan senapannya. Ketika senapan itu meletus, terkumpullah seluruh amarah dan kekagetan Jumena

 

JUMENA

Bangsat!

 

TATKALA SANG KALA GAIB BERDENTANGANLAH LONCENG ITU. KEMUDIAN BERDENTANG JUGALAH BERJUTA LONCENG-LONCENG  DAN WEKER. SEDEMIKIAN RUPA SUARA ITU MENEROR SEHINGGA MENYEBABKAN JUMENA BANGKIT. DAN PADA SAAT JUMENA BERDIRI, HENING MENGGANTIKAN SUASANA. LALU JUMENA DUDUK KEMBALI.

 

PEREMPUAN TUA MUNCUL MENGGANTI TEMPOLONG LUDAH DI KAKI KURSI GOYANG DENGAN TEMPOLONG YANG LAIN.

 

P. TUA (Sambil pergi)

Terlalu bernafsu. Pucat sekali wajahnya

 

5

 

ENTAH DARI SEBELAH MANA EUIS MUNCUL

 

JUMENA

Kalau saya bisa percaya, saya tenang. Kalau saya bisa tidak percaya, saya tenang. Kalau saya percaya dan bisa tidak percaya, saya tenang. Tapi saya tidak percaya dan tidak bisa tidak percaya, jadi saya tidak tenang. Tapi juga kalau saya tenang, tak akan pernah ada sandiwara ini

 

EUIS

Akang

 

JUMENA

Euis

 

EUIS

Apa yang akang lihat?

 

JUMENA

Kau

 

EUIS

Kenapa?

 

JUMENA

Ingin tahu apa kau betul-betul cantik

 

EUIS MERANGKUL DAN MENCIUMI JUMENA, TELINGA JUMENA DAN LAIN-LAIN SEHINGGA MEMBUAT JUMENA KEGELIAN. KEDUANYA TERTAWA-TAWA. SEKONYONG-KONYONG JUMENA MEMATUNG, MURUNG

https://i2.wp.com/i416.photobucket.com/albums/pp246/marciolimas/Download.gif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s