JALUR 17

Karya Joned Suryatmoko

(Teater Gardanalla)

 

https://i2.wp.com/sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs013.snc4/34021_403104722701_662052701_4361930_2269398_n.jpgOPENING

 

PENONTON SUDAH MASUK KE DALAM BIS. HANYA PENYO YANG BERADA DI DEKAT BIS SAMBIL BERTERIAK-TERIAK MENAWARI ORANG YANG LALU LALANG UNTUK NAIK BIS. SUTRADARA SUDAH DI BIS SEDANG MEMBERI PENGANTAR TENTANG PEMENTASAN. RINI DAN RIO BERDIRI AGAK JAUHAN DARI BIS DAN MASIH BERBICARA. SESEKALI RINI BERLARI HENDAK MENGHAMPIRI BIS TAPI DITAHAN OLEH RIO. PENYO YANG MELIHAT ITU SEGERA MENERIAKI RINI AGAR NAIK (KARENA JATAH BIS BERHENTI SUDAH HABIS).

 

SUTRADARA SELESAI MEMBERI PENGANTAR. PENYO SEMAKIN KERAS BERTERIAK DAN MENDEKATI BIS SIAP UNTUK NAIK. RINI DARI KEJAUHAN SEGERA BERLARI MENGHAMPIRI BIS DAN NAIK, RIO YANG MASIH MEMAKAI HELM SEGERA MENYUSUL NAIK. BIS SUDAH HAMPIR BERJALAN, TAPI SAAT MEREKA HAMPIR DUDUK:

 

….

 

RIO

Motorku?

 

RINI

Terserah kamu. Ah, aku udah telat!

 

(Rini masih berdiri di x2 (dekat x3), hendak duduk. Rio masih melihatnya di tangga (x1), melihat motornya yang tidak kelihatan karena parkir di tempat lain)

 

Buruan! Lama ah….

 

(Rio masih berpikir)

 

Nanti motormu kan bisa kamu ambil…

 

RIO AKHIRNYA NAIK, MASIH DENGAN HELM DI KEPALA. KEPALANYA MELONGOK-LONGOK. BIS SUDAH BERJALAN PELAN-PELAN. PENYO SEGERA MENYUSUL NAIK, MEMUKUL-MUKUL DINDING BIS DENGAN TELAPAK TANGANNYA SAMBIL TERUS BERTERIAK-TERIAK. IA MELIHAT KE DALAM. MELIHAT RIO DAN RINI YANG MASIH NGOS-NGOSAN.

 

PENYO (Pada Rio)

Numpak Bisk ok nganggo helm, mas?

 

RIO MASIH BELUM MENGERTI. RINI MEMUKUL KEPALA RIO YANG MASIH BERHELM DENGAN TELAPAK TANGANNYA SAMBIL TERTAWA. RIO AGAK TERKEJUT, SEGERA SADAR, MELEPAS HELMNYA SAMBIL CENGENGESAN. PENYO MASIH BERTERIAK-TERIAK KALAU-KALAU ADA YANG MAU NAIK BISNYA LAGI.

 

MUSIK PEMBUKA.

SELAMA MUSIK PEMBUKA RINI DAN RIO SESEKALI BICARA SEDIKIT, LALU TERDIAM, SESEKALI MEREKA MELIHAT PENYO YANG BERTERIAK-TERIAK.

 

BAGIAN 1

 

PERKENALAN MEREKA

 

RINI, RIO DAN PENYO TERTAWA BERSAMAAN DI AKHIR MUSIK.

 

RINI

Apa artinya?

 

PENYO

Eko!

 

RINI

Eko kok dipanggil Penyo?

 

RIO

Walikan!!!

 

PENYO

Ya…

 

RIO

Ada kaya rumusnya. Eko jadi Penyo!!!

 

PENYO

Namamu boleh juga

 

RINI (memperkenalkan diri)

Rini

 

RIO

Bukan! Maksudnya namamu bisa juga dijadikan Walikan! Ia nggak Tanya namamu!

 

RINI MALU, PENYO TERTAWA

 

PENYO

Ini adikmu?

 

RINI

Adik angkat!!!

 

RIO MENCOLEK DAGU KAKAKNYA

 

PENYO

Adik angkat?

 

RINI

Kalau selama 17 tahun Cuma bias bikin perkara ya aku anggap adik angkat. Hehehehee….

 

RIO

Siapa yang bikin perkara?

 

PENYO

Namamu?

 

RINI (Menyahut cepat)

Emping!

 

PENYO (Tertawa)

Pantes, kamu memang kayak emping.

 

RIO (Membetulkan namanya)

Rio

 

RINI

Nggak usah dikoreksi! Dia cukup puas tahu namanya emping!

 

(Penyo Ketawa)

 

Waktu lahir, di rumah sakit dia sempat mau ketukar sama bayi Cina, anak pedagang emping kata Mama.

 

(Rio Tak Berdaya, Hanya Cengengesan)

 

Itu sebabnya dia dipanggil emping. Nah, waktu gede ternyata emang kayak emping. Terlalu banyak alas an untuk tetap memanggilnya emping!

 

(Mereka Tertawa, Kecuali Rio Yang Hanya Cengengesan)

 

PENYO

Tapi kalian kok gak mirip?

 

RINI

Aku mirip mama, dia mirip papa.

 

PENYO

Berarti papamu kayak emping juga dong…?

 

MEREKA TERTAWA, TERMASUK RIO. PENYO KEMBALI MENGELUARKAN KEPALA DARI PINTU BIS DAN BERTERIAK-TERIAK.

 

MUSIK SESAAT…PENYO BERJALAN DI GANG, MENAGIH ONGKOS…LALU DIAM DI PINTU BELAKANG SAMBIL SESEKALI BERTERIAK….

https://i2.wp.com/i416.photobucket.com/albums/pp246/marciolimas/Download.gif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s